Sedang dalam Perjalanan? Berikut Panduan Cara Sholat di Kereta

Sedang dalam Perjalanan? Berikut Panduan Cara Sholat di Kereta

Sholat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang muslim dimana pun berada asalkan masih bisa dan mampu untuk melaksanakannya, termasuk ketika melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Sayangnya, masih banyak muslim yang belum tau bagaimana cara mengerjakannya. Merujuk dari masjidpedesaan.or.id, berikut tata cara sholat di kereta.

Menghormati Datangnya Waktu Sholat

Ketika waktu sholat tiba, maka anda wajib melaksanakan rukun dan syarat sholat yang mampu dikerjakan dan hal ini termasuk ke dalam ketentuan pelaksanaan sholat, yaitu menghormati datangnya waktu sholat. Demikian pula ketika anda sedang dalam perjalanan menggunakan kereta api dan telah tiba waktunya sholat.

Rukun dan syarat yang wajib anda kerjakan di sini adalah yang mampu untuk anda lakukan. Pasalnya, di dalam kereta terdapat banyak keterbatasan yang membuat ibadah sholat tidak leluasa dilakukan. Sementara itu, untuk rukun dan syarat yang tidak malu dilakukan akan ditoleransi, seperti menghadap arah Kiblat. Tentu hal ini akan sulit dilakukan karena arah kereta selalu berubah.

Bagaimana Cara Sholat di dalam Kereta?

Terkait dengan cara sholat di kereta, anda tetap harus wudhu secara sempurna dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Cara yang paling tepat untuk sholat di kereta adalah sholat sambil berdiri supaya semua rukun dan syarat yang masih mampu dilakukan dapat dipenuhi. Anda bisa berdiri di tempat yang biasa dilewati orang meskipun hal ini sifatnya makruh.

Selain dapat mengganggu orang yang mau lewat, anda juga akan sulit untuk berkonsentrasi karena keseimbangan badan yang kurang baik. Sekalipun kereta terbilang lebih stabil, namun ketika berdiri dan melakukan gerakan sholat, anda akan sulit untuk mempertahankan keseimbangan, sehingga rawan jatuh.

Cara lain yang bisa anda gunakan adalah sholat sambil duduk di kursi anda dengan tetap menutup aurat dengan sempurna. Namun, cara sholat di kereta dengan duduk akan membuat ruku dan sujud menjadi tidak sempurna sebagaimana sholat sambil berdiri. Meski demikian, cara ini lebih aman untuk dilakukan, sehingga anda tidak akan mengganggu orang lain ketika beribadah.

Apakah Sholat di Kereta Wajib Diulang?

Sholat yang sudah dilakukan di dalam kereta wajib untuk diulang kembali dengan cara yang sempurna ketika sudah sampai di tempat tujuan. Mengapa sholat tersebut harus diulang? Karena sholat yang dilakukan di dalam kereta tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada datangnya waktu sholat.

Oleh karena itu, sholat tersebut harus diulang kembali dengan cara yang lebih sempurna. Bagaimana jika sholat tersebut di-qadha saja? Imam Syafi’i memperbolehkan hal tersebut karena sholat yang membutuhkan qadha tidak wajib untuk dilaksanakan pada waktunya. Namun, ada pula pendapat lain yang kurang setuju dengan hal tersebut.

Cara sholat di kereta yang lebih baik daripada meng-qadha adalah menjama’ sholat sebelum berangkat. Misalkan kereta anda berangkat sebelum Ashar dan menabrak waktu sholat Ashar, maka anda bisa menjamak’ sholat tersebut di waktu yang lebih awal, yaitu waktu Dhuhur.

Cara tersebut akan lebih aman daripada anda harus melewatkan waktu sholat karena merasa tidak nyaman. Anda bisa lebih tenang dalam perjalanan dengan tidak meninggalkan kewajiban sholat. Sholat yang sudah dijamak tersebut boleh tidak dulang dan boleh diulang jika waktunya masih ada.

Sholat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan selama masih bisa menjalankannya dengan baik. Bahkan, orang sakit yang tidak bisa bangun pun masih dikenai kewajiban sholat karena ibadah tersebut masih bisa dikerjakan dengan cara berbaring, sama halnya dengan sholat di dalam kereta.